Lima Alasan Harus Ganti Sikat Gigi
Lima Alasan Harus Ganti Sikat Gigi
Baca juga info : kursus bahasa
inggris
Menggosok gigi secara menyeluruh, membilas mulut setelah makan,
mempraktikan kebiasaan makan yang baik, dan melakukan pemeriksaan gigi
secara rutin. Sederet cara itu biasa kita lakukan untuk menjaga
kesehatan mulut.
Menjaga kesehatan mulut sangatlah penting. Hal ini disebabkan mulut
memainkan peranan penting dalam kesehatan kita secara menyeluruh.
Kesehatan mulut yang buruk tak hanya mengakibatkan bau mulut dan gigi
berlubang. Risiko lain seperti penyakit jantung, masalah paru-paru,
diabetes, dan masih banyak lagi juga mengintai.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris
Salah satu
bagian dari upaya menjaga kesehatan mulut, adalah menggunakan sikat gigi yang baik dan mengetahui kapan waktu menggantinya.
Menurut
American Dental Association (ADA), seseorang harus mengganti sikat gigi
setidaknya setiap 3 - 4 bulan atau lebih cepat dari itu, jika bulunya
telah usang. Di luar itu, membiasakan diri mengganti sikat gigi setelah
mengalami infeksi seperti pilek, flu, sariawan juga diperlukan karena
bakteri yang ada ketika sakit dapat bertahan lama pada sikat gigi.
Berikut ada lima alasan mengapa kita harus mengganti sikat gigi setidaknya setiap 3-4 bulan.
1.
Setelah tiga bulan pemakaian, bulu sikat gigi menjadi tidak rata dan
berjumbai. Hal ini membuat sikat gigi kurang efektif dalam menghilangkan
partikel makanan di dalam mulut.
2. Ketika bulu pada sikat
gigi menjadi usang, terdapat kemungkinan sikat gigi menjadi tidak dapat
menghapus plak yang ada pada gigi. Hal ini juga diperkuat dengan adanya
penelitian yang menunjukkan bahwa sikat gigi baru lebih efektif dalam
menghilangkan plak daripada yang sudah usang. Plak, jika tidak dihapus
secara teratur dengan menyikatnya akan mengalami pengerasan.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
3.
Sikat gigi yang usang diyakini lebih rentan terhadap pertumbuhan
bakteri dan jamur. Meskipun, penelitian telah menunjukkan bahwa berbagai
mikroorganisme dapat tumbuh pada sikat gigi setelah digunakan. Walaupun
ADA mengatakan tidak ada bukti klinis yang cukup untuk mendukung bahwa
pertumbuhan bakteri pada sikat gigi dapat menyebabkan efek kesehatan
oral atau sistemik yang merugikan.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris mudah
4. Menyikat gigi
merupakan salah satu cara menjaga kebersihan mulut yang baik. Namun,
perlu diingat bahwa menggunakan sikat gigi selama lebih dari 3 bulan
dapat meningkatkan risiko masalah gigi dan bau mulut yang dikenal
sebagai halitosis. Halitosis merupakan masalah umum yang dapat memalukan
dan dapat menyebabkan kecemasan dalam beberapa kasus.
5.
Gusi berdarah tidak selalu karena penyikatan secara kasar, ada sejumlah
pemicu yang dapat menyebabkan gusi berdarah. Salah satunya karena bulu
yang usang dapat menyebabkan terjadinya pendarahan pada gusi.
Tak
hanya menjaga kebersihan mulut yang baik dengan rutin mengganti sikat
gigi selama 3-4 bulan, kita juga perlu mengunjungi dokter gigi secara
teratur untuk menjaga gigi tetap sehat.

Comments
Post a Comment