Tour de Merapi Kembali Digelar Juli
Tour de Merapi Kembali Digelar Juli
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris
Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Forkom Desa Wisata
Kabupaten Sleman akan kembali menggelar Tour de Merapi pada 22 Juli
2018 mendatang. Tema yang diangkat dalam gelaran sportourism kali ini adalah Jajah Desa Milang Pasar.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Sudarningsih mengatakan, tema ini diambil dari peribahasa Jawa yaitu jajah desa milang kori. Maknanya sama dengan safari atau touring, yaitu melakukan perjalanan panjang ke beberapa tempat secara simultan.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
"Kata
kori dalam peribahasa tersebut diubah menjadi pasar karena melalui
kegiatan touring bersepeda motor ini, bukan hanya desa wisata saja yang
akan dijelajahi, termasuk di dalamnya beberapa pasar yang ada di sekitar
desa wisata tersebut," kata Sudarningsih kepada Republika baru baru ini.
Gelaran
yang rencana awalnya diselenggarakan setiap dua tahunan ini, dijadikan
kegiatan tahunan karena antusiasme peserta yang membludak. Tour de
Merapi ini diperuntukkan bagi motor dengan maksimal 250 cc, dan
disarankan untuk berboncengan.
Target peserta sebanyak 500
sepeda motor atau 100 peserta dengan fasilitas satu jaket dan satu
t-shirt, dua nasi box, asuransi, dan dua kupon doorprize. Dengan pendaftaran Rp 130.000 per motor, peserta akan dimanjakan pemandangan khas Tour de Merapi sepanjang 100 kilometer.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris mudah
Adapun
rute yang dilewati mulai dari Lapangan Pemda Sleman melalui Lava Bantal
menuju Pasar Digital Banyunibo di Candi Banyunibo, Desa Wisata
Pentingsari, Desa Wisata Pancoh, Desa Wisata Nanggring, Pasar Srowolan
dan Kuliner Belut Godean.
Rute akan berakhir di Desa Wisata
Gamplong. Pendaftaran event ini akan dibuka mulai tanggal 25 Juni
sampai dengan 17 Juli 2018 di Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, TIC
Malioboro dan TIC Kaliurang, serta desa-desa wisata yang ditunjuk.
Baca
juga info : daftar kursus kampung inggris pare
Calon
peserta cukup menunjukkan fotokopi SIM dan STNK motor pada saat
pendaftaran. Melihat antusiasmenya, Dinas Pariwisata meyakini target
peserta sebanyak 500 motor akan tercapai dalam waktu relatif singkat.

Comments
Post a Comment