Berpakaian Indah
Berpakaian Indah
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris
Pada sebuah kesempatan, Rasulullah menegaskan
tidak masuk surga orang yang ada di dalam hatinya terdapat kesombongan
seberat biji sawi pun. Tak berselang lama, seorang laki-laki berucap,
"Sesungguhnya orang ingin agar pakaiannya baik dan sandalnya juga baik."
Rasul pun memberikan penjelasan bahwa Allah itu indah dan mencintai
keindahan.
Lebih lanjut, Rasul menguraikan, kesombongan
itu bermakna mengingkari kebenaran dan meremehkan manusia. Sayyid Sabiq
mengatakan, apa yang dijelaskan Rasulullah itu menyangkut pakaian.
Menurut dia, pakaian yang melekat pada diri seorang Muslim termasuk
nikmat Allah SWT yang diberikan kepada hamba-Nya. Dia menurunkan pakaian
untuk menutup auratnya dan pakaian indah sebagai perhiasaan.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Meski
Allah pun mengingatkan, pakaian takwa merupakan hal yang terbaik. Di
sisi lain, seorang Muslim diminta mengenakan pakaian yang indah setiap
kali memasuki masjid. Ihwal pakaian ini, Sabiq menjelaskan bahwa pakaian
yang diwajibkan ialah pakaian yang menutupi aurat, melindungi dari hawa
panas dan dingin, serta menjauhkan seseorang dari bahaya.
Baca juga info : kursus bahasa
inggris di pare
Sabiq
menguraikan fungsi pakaian sebagai penutup aurat ini merujuk pada kisah
ayah Hakim bin Hizam yang mengutarakan pertanyaan mengenai apa yang
mesti tertutup dan boleh terlihat kepada Rasulullah. Beliau menjawab,
"Peliharalah auratmu kecuali dari istrimu dan hamba sahayamu." Jika
sedang berkumpul, aurat itu harus dijaga agar tak terlihat.

Comments
Post a Comment